Sejarah Surat Kabar Atau Koran Di Indonesia

Seperti yang kamu ketahui bahwa kegiatan membaca berita awalnya muncul pertama kali di surat kabar atau yang biasa disebut sebagai koran. Koran adalah salah satu media pemberitaan yang sejak lama berada di Indonesia. Dimana secara analog kamu dapat membaca sebuah kabar atau berita yang sedang terjadi di sekitar kita bahkan di seluruh dunia.

Kehadiran surat kabar di dunia sangat membantu kita melihat dan mengetahui berbagai kejadian. Sedikit dari anda mungkin tidak mengetahui bagaimana awal kemunculan sebuah surat kabar pertama kali malah menimbulkan sebuah konflik loh. Penasaran dengan sejarah hadirnya surat kabar atau yang kita ketahui sebagai koran? Yuk langsung saja simak artikel dibawah ini!

Sejarah Hadirnya Surat Kabar Di Indonesia

Surat kabar atau koran yang kita tau biasanya berbentuk kertas dan berisikan beberapa berita baik berupa politik ataupun tindak kriminal. Saat surat kabar menyebar pertama di Amerika, terjadi kekacauan karena ternyata berita yang pertama kali muncul adalah tentang perselingkuhan Raja Prancis dengan menantunya. Meskipun sempat masuk kedalam pengadilan, namun sang pembuat berita mampu memenangkan pengadilan tersebut karena terbukti nyata. Berbeda dengan Amerika yang sudah terkenal sebagai tempat bermain perjudian seperti www sbobet .

Di Indonesia sendiri, peristiwa perkembangan surat kabar perihal dengan pengaruh dari pemerintah kolonialis yaitu pemerintah Belanda. Surjomihardjo membagi perkembangan pers di Indonesia ke dalam dua babak. Pada babak pertama atau disebut sebagai babak “putih”, semua surat kabar seluruhnya dimiliki oleh orang-orang Eropa, dan baik isi maupun bhs yang digunakan adalah bhs Belanda dan untuk kepentingan Belanda, supaya tidak tersedia kaitannya dengan orang Indonesia. Babak pertama ini berjalan sebelum tahun 90-an, yaitu mulai dari tahun 1744 sampai 1854.

Babak Kedua Tenarnya Surat Kabar

Babak ke dua berasal perkembangan surat kabar di Indonesia terjadi sekitar tahun 1854 sampai terhadap masa Kebangkitan Nasional. Pada babak ini. Mulanya masih terkandung surat kabar berbahasa Belanda yang menempati posisi penting terhadap pers di Indonesia, tetapi di segi lain telah terbit juga surat kabat yang berbahasa Melayu. Surat kabar berbahasa Melayu ini lantas tetap berkembang sampai terhadap masa Kebangkitan Nasional, dimana pekerja pers, redaktur adalah orang-orang peranakan Tionghoa dan masyarakat Indonesia. Bahasa yang dipakai di dalam surat kabar pun adalah bahasa Indonesia.

Mesin cetak yang pertama kali dibawa ke Jawa terhadap tahun 1659, menjadi titik awal kehadiran surat kabar. Surat kabar yang pertama kali dicetak terhadap tahun 1774. Dimana Gubernur Jenderal Van Imholf memulai untuk membentuk sebuah tempat massa formal bersama dengan diterbitkannya Bataviasche Nouvelle. Tetapi koran ini hanya bisa bertahan sepanjang 2 tahun. Pada tahun 1920-an hadir juga surat kabar milik Indonesia yang bernama Bromartani yang terbit di Surakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *